Kuliahso's Blog

Date: 25 Oktober 2015
By. Admin

Prestas-Prestasi dan Prestasi..inilah yang sepertinya dalam 2 tahun terakhir yang muncul di Jurusan Teknik Informatika ITATS. Banyaknya mahasiswa yang berani mengikuti lomba-lomba tingkat Nasional, Asia ataupun Internasional, membuat semakin bergairahnya kegiatan akademik di Jurusan Teknik Informatika – Institut Teknoloagi Adhi Tama Surabaya.

View original post 331 more words

Kuliahso's Blog

Oleh : Andy Rachman
Date : 16 Desember 2014

Teknik Informatika – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya, beberapa waktu yang lalu mengikuti Kompetisi Pemrograman Tingkat Nasional, tepatnya tanggal 22 – 23 November  2014. Kompetisi tersebut diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta tepatnya di Gedung KPLT Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.

Kegiatan tersebut di-bundle pada ELINFO 2014 (Electronics and Informatics Competition), dimana pada ELECTRONICS COMPETITIONS topik lomba yang diselenggarakan adalah ROBORACE COMPETITION – LINE FOLLOWER CONTEST sedangkan pada INFORMATICS COMPETITION topik lomba yang diselenggarakan adalah INFORMATION TECHNOLOGY – MOBILE APPS DEVELOPMENT. “ KREATIVITAS TANPA BATAS MEMBANGUN TEKNOLOGI YANG BERKUALITAS” merupakan tema yang harus diperhatikan oleh para peserta lomba. Kompetisi tersebut merebutkan TROPHY KEMENPORA.

Baca selanjutnya disini 

View original post 375 more words

Kuliahso's Blog

Date : 11 Oktober 2015
By Admin

IWIC merupakan salah satu ajang bergengsi dikalangan muda-mudi, pelajar, mahasiswa dan umum. IWIC kependekan dari Indosat Wireless Innovation Contest, merupakan salah satu program dari INDOSAT dibidang Teknologi Informasi.

IWIC9-001Gambar 1. Logo IWIC 9 2015

Kali ini IWIC 9 didukung oleh Internet.org by facebook, Kompas Gramedia, Founder Institute, harukaedu, Crowdtivate, i-aplikazone, Yayasan Cendikia Indosat, dicoding dan juga Kidzania.

IWIC9-002Gambar 2. Pendukung event IWIC 9

Salah satu program di IWIC 9 adalah HACKATHON. HACKATHON adalah suatu kegiatan dimana para pengembang (developer) akan membuat aplikasi dalam waktu marathon 1×24 jam.  Di event Hackathon ini TEKNIK INFORMATIKA –  ITATS meloloskan dua timnya diajang bergengsi ini. Ini merupakan kali kedua keikutsertaan informatika ITATS. Dimana ditahun sebelumnya Informatika ITATS belum dapat menembus event di IWIC 8.

Kali ini Tim Informatika ITATS diwakili oleh Tim AGIL dan Tim GRIKO. Tim AGIL beranggotakan AGIL ARIS PRABANDARU, ACHMAD YAMA RONI S…

View original post 336 more words

Laporan dari Singapura
Pasar Cloud Computing Indonesia Masih Butuh Edukasi
Fino Yurio Kristo – detikinet


(Ist)

Singapura – Sebagai sebuah teknologi yang relatif masih baru diperkenalkan pada publik, masih banyak yang awam mengenai layanan cloud computing alias komputasi awan. Hewlett Packard (HP) pun menyadari hal ini dan berniat untuk serius mengedukasi pasar, termasuk di Indonesia.

Ya, pasar Indonesia termasuk yang dipandang penting oleh HP dalam ekspansi bisnis cloud computingnya. Namun pihak HP sendiri mengaku belum terlalu serius menggarap pasar tanah air, khususnya di kalangan pemerintah.

“Kami mengakui belum begitu efektif mengkomunikasikan (cloud computing-red) di beberapa pasar. Dan kami mulai mengubah cara kami. Di Indonesia kami sudah nomor satu di area seperti pasar PC, dan bagus juga di segmen enterprise. Kami pun semakin serius menggarap pasar Indonesia,” tukas Bradden Wondra, Chief Technology Officer
Enterprise Services Hewlett Packard (HP) Asia Pacific & Japan dalam temu media terbatas di Singapura, Jumat (25/3) sore.

Menurut Bradden, orang-orang mulai tertarik dengan cloud computing yang kini semakin banyak dibicarakan. Namun yang paling menjadi perhatian pasar adalah soal sekuriti. Para organisasi ingin mendapat jaminan soal sekuriti, privasi, sampai kehandalan produk.

“Maka berbagai edukasi pasar ini sedang serius kami lakukan pada saat ini,” imbuh Bradden dalam kesempatan yang sama. Hanya saja dia tidak membeberkan secara khusus seperti apa strategi perusahaannya di pasar cloud computing Indonesia.

Memang meski keuntungan pemanfaatan cloud, khususnya public cloud cukup menggiurkan, namun para organisasi tetap awas dengan berbagai risiko. Misalnya keamanan data-data penting, performa jaringan dan interoperability.

Menurut HP, private cloud bisa mengurangi kecemasan soal sekuriti. Private cloud adalah sebuah infrastruktur layanan cloud yang dioperasikan hanya untuk organisasi tertentu. Perusahaan memiliki kontrol penuh terhadap sumber daya IT dan juga data. Di sini, HP menawarkan solusi seperti HPCloudSystem yang berperan membangun
lingkungan private cloud.

Bradden mengklaim, salah satu kelebihan layanan cloud computing HP adalah berbasis model hybrid. Hybrid clouds menggunakan kombinasi sumber daya internal yang tetap dikontrol pihak organisasi dengan sumber daya eksternal yang disediakan provider layanan cloud. Model hybrid ini memungkinkan organisasi memakai data center mereka yang sudah eksis.

Laporan dari Singapura
Cloud Computing Raih Momentum, Pebisnis Perlu Bersiap
Fino Yurio Kristo – detikinet


Suasana acara (fyk/inet)

Singapura – Solusi komputasi awan alias cloud computing dinilai telah mendapatkan momentum di kawasan Asia Pasifik. Kalangan pebisnis pun diharapkan mulai bersiap untuk menerapkan evolusi baru internet ini karena penerapannya dipercaya dapat mentransformasi kapabilitas bisnis secara signifikan.

“Penelitian terkini dari HP mengungkap bahwa 80% ekeskutif bisnis senior dan pemerintah percaya mereka perlu mengadaptasi enterprise mereka untuk memenuhi harapan konsumen dan penduduk. Lebih lanjut, 73% dari responden yakin teknologi adalah kunci bagi pebisnis dan pemerintah untuk berinovasi,” ucap Bradden Wondra, Chief Technology Officer Enterprise Services HP Asia Pacific & Japan dalam temu media terbatas di Singapura.

Nah, salah satu model teknologi yang mulai dipertimbangkan para pebisnis dan pemerintah adalah cloud computing. HP meyakini di tahun 2015, pebisnis senior, pemerintah dan eksekutif teknologi di Asia Pasifik memercayai kalau setidaknya 19% penerapan TI mereka akan melalui komputasi awan publik. Kemudian 26% via komputasi awan pribadi dan sisanya akan dioperasikan melalui in house atau outsourced.

HP juga menyertakan data dari biro riset IDC yang melaporkan bahwa sebagian eksekutif senior IT di Asia Pasifik telah menggunakan atau sedang mempertimbangkan pemanfaatan teknologi cloud computing. Cloud pun dikatakan akan segera menjadi layanan mainstream di kalangan enterprise.

Kalangan enterprise sepertinya tertarik dengan fleksibilitas dan kemudahan yang disediakan melalui layanan cloud computing. Tidak mengherankan jika kemudian HP juga coba menawarkan berbagai solusi cloud computing untuk memenuhi permintaan layanan ini di area Asia Pasifik.

Bradden mengklaim, salah satu kelebihan layanan cloud computing HP adalah berbasis model hybrid. Hybrid clouds menggunakan kombinasi sumber daya internal yang tetap dikontrol pihak organisasi dengan sumber daya eksternal yang disediakan provider layanan cloud. Model hybrid ini memungkinkan organisasi memakai data center mereka yang sudah eksis.

Menanggapi tren cloud computing yang makin berkembang di wilayah Asia Pasifik, Hewlett Packard pun melakukan investasi yang terbilang cukup besar demi menggeber layanannya. Di antaranya, mereka telah membangun data center di beberapa wilayah.

“Dunia sudah berubah dan pemanfaatan cloud computing tidak terelakkan. Jadi, cloud computing akan menjadi core strategy HP. Kami menawarkan berbagai produk dan layanan cloud computing. Dan investasi yang kami keluarkan untuk ini mencapai miliaran dolar,” klaim Bradden.

Pembangunan data center baru digalakkan oleh HP di kawasan Asia Pasifik. Misalnya di negara Australia, Selandia Baru, India dan China. Ini sejalan dengan makin banyaknya perusahaan memanfaatkan jasa layanan cloud computing dari HP.

Hantu ‘McD’ di Facebook
5 Langkah Bersihkan Account Facebook
Wicak Hidayat – detikinet


Screenshot (vaksincom)

Jakarta – Sebuah program jahat yang mencatut nama ‘McDonalds’ merebak di Facebook. Jika menjadi korbannya, account Facebook Anda akan menyebarkan hal itu pada semua kenalan.

Tentunya hal itu sangat menyebalkan. Selain ada juga potensi dimanfaatkan untuk kepentingan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Simak langkah-langkah berikut ini seperti disampaikan Alfons Tanujaya, analis antivirus Vaksincom, yang dikutip detikINET, Sabtu (30/10/2010):

  1. Jika anda sudah terlanjur menjadi korban dan menyebarkan Event Invitation pada seluruh kontak Anda, segera informasikan ke seluruh kontak Facebook Anda untuk tidak mengklik link yang diberikan apalagi sampai menyetujui instalasi aplikasi.
  2. Klik [Account] [Privacy Settings]. Anda akan membuka menu “Choose Your Privacy Settings
  3. Klik [Edit your settings] dari menu “Applications and Websites” di pojok kiri bawah untuk membuka menu “Choose Your Privacy Settings > Applications, Games and Websites”
  4. Klik [Remove unwanted or spammy applications] untuk membuka layar “Applications, Games and Websites > Applications You Use” dan klik tanda X di sebelah “Edit Settings
  5. Anda akan mendapatkan layar konfirmasi Remove, klik tombol [Remove] untuk menghapus program HD Video Player.

( wsh / wsh )

Obama Gunakan Jaringan Indosat

Posted: November 12, 2010 in Azmuri Wahyu

Achmad Rouzni Noor II – detikinet


Obama (ist)

Jakarta – Presiden AS Barrack Obama beserta tim kepresidenannya ternyata menggunakan saluran telepon dan internet yang disediakan oleh Indosat selama berkunjung ke Indonesia, 9-10 Nopember 2010.

Penunjukkan untuk menyediakan fasilitas telekomunikasi ini sendiri memang sudah disampaikan oleh US Embassy, White House Communication Agency (WHCA) dan AT&T sebagai koordinator media center, sejak rencana pertama dan kedua kunjungan Obama ke Indonesia yang sempat mengalami penundaan.

“WHCA, AT&T sebagai koordinator media center, serta Kedubes AS untuk Indonesia yang selama ini menjadi salah satu pelanggan utama Indosat memberikan kepercayaan kepada Indosat untuk menyediakan berbagai fasilitas telekomunikasi antara lain layanan telepon tetap dan layanan data selama kunjungan kenegaraan Presiden Obama ke Jakarta,” ungkap Fadzri Sentosa, Director & Chief Wholesale and Infrastructure Officer Indosat, Kamis (11/11/2010).

Dalam lawatan singkat Obama, Indosat menyediakan berbagai layanan telekomunikasi, di antaranya layanan IDD atau SLI (sambungan langsung internasional), layanan internet dan dukungan perangkat telekomunikasi lainnya yang dialokasikan di Hotel Shangri-La Jakarta–tempat Obama bermalam dan Hotel Four Seasons Jakarta sebagai lokasi media center.

Selain itu, untuk keperluan pengiriman siaran langsung pidato Obama dari Universitas Indonesia ke White House di Washington dan diteruskan ke seluruh dunia, Indosat menyediakan fasilitas uplink SNG (Satellite News Gathering) dan satelit melalui jaringan kemitraan internasional Indosat di Sidney dan Washington.

Satelit Palapa D milik Indosat juga mendukung broadcast siaran langsung pidato Obama ke seluruh jaringan televisi nasional dan daerah di Indonesia.

“Kesuksesan Indosat dalam menyediakan layanan telekomunikasi selama kunjungan kenegaraan menjadi hal yang sangat penting karena tidak hanya terkait citra perusahaan, tetapi juga citra bangsa Indonesia dimata dunia. Kesuksesan  ini semakin memacu kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan berbagai inovasi program yang berkualitas sebagai wujud komitmen Indosat memberikan manfaat lebih kepada pelanggan,” pungkas Fadzri.

( rou / rns )